Monday, December 20, 2010

Between Like or Love??? (copy paste)


"In front of the person you like,your heart beats faster,
but in front of the person you love, you get happy.

In front of the person you love,winter seems like spring,
but in front of the person you like,winter is just beautiful winter.

If you look into the eyes of the one you like, you blush,
but if you look into the eyes of the one you love, you smile.

In front of the person you like, you can't say everything on your mind,
but in front of the person you love, you can.

In front of the person you like, you tend to get shy,
but in front of the person you love, you can show your own self.

You can't look straight into the eyes of the one you like,
but you can always smile and stare into the eyes of the one you love.

When the one you like is crying, you end up comforting,
but when the one you love is crying, you cry with them.

The feeling of like, starts from the ear,
but the feeling of love starts from the eye.

So if you stop liking a person you used to like, all you need to do is cover your ears,
but if you try to close your eyes, love turns into a drop of tear and remains in your heart forever"

* * * *

randomly quoted and taken from somewhere (I forgot >.<)


Thursday, December 16, 2010

Presenting to You.....



HASIL ORIGAMI TARE PANDA!!



* * * 

TARE PANDA ASLI:




* * *

n.b.: Ini iseng-iseng nemu tutorial origami tare panda di internet dan langsung nyoba bikin haha


Verse With No Rhyme 2. Besties.


.dear besties..
I know how to smile, but sometimes I just can't do it
I know how to laugh, but sometimes I just can't express it
I know how to be kind, but sometimes I just won't do it
I know how to give, but sometimes I just won't share it

.dear besties..
I know about patience, but sometimes I just can't be
I know about sincerity, but sometimes I just can't give it
I know about affection, but sometimes I just won't understand
I know about friendship, but sometimes I just won't care

.dear besties..
I may know that I've done wrong, but sometimes I'm just too scared to admit..
I just hope that you forgive me..

.but do you know, besties..
I may have failed you, but I always hope I'm not..

.and do u know,besties..
I know about sadness, but sometimes it fades when you're around
I know about loneliness, but sometimes it disappears when you're there

.now, besties..
I know I have to be strong, but sometimes I just need your existence. your support. your prayer. your hug. your faith in me

I know now, in this very moment, i'm missing our time together
..and because there is this time, when I need to lean on your shoulder to cry on..



Sunday, December 12, 2010

Reminder From Friend.. :')


Bismillahirrahmanirrahim...

Copy paste from Nurhikmah Zahrani.,
Terima kasih atas note nya yang inspiratif :)
walaupun bukan dari link aslinya, alhamdulillah bisa baca dari note temen saya ^^

* * * * *

SEBAGAI PENGINGAT

Pada suatu ketika, Imam Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya.

Ketika murid-muridnya sudah terkumpul, Imam Ghazali memberikan suatu pertanyaan. “Apa yang Paling DEKAT?”. Para murid ada yang menjawab keluarga, istri, sanak saudara, dan kerabat. Imam Ghazali membenarkan hal itu. “yang paling dekat adalah KEMATIAN” jawab Imam Ghazali. Dalam Al-Qur’an diterangkan bahwa setiap yang bernyawa pasti merasakan MATI. Jadi yang namanya mati sudah menjadi suatu hal yang pasti dan dekat sehingga tidak bisa ditolak lagi

Pertanyaan berikutnya “Apa yang paling JAUH?”. Para murid Imam Ghazali ada yang menjawab langit, china, negeri seberang, dsb. Imam Ghazali membenarkan hal tersebut sehingga beliau mengucapkan “yang paling jauh itu adalah MASA LALU“. Begitu banyak hal yang sudah terlewati. Dari semenjak kita lahir di dunia, hingga dewasa saat ini. Begitu banyak pula suatu kejadian dan pengalaman yang kita alami. Hal itu tidaklah mungkin akan kita rasakan kembali atau kita ulangi lagi. Maka dari itu, masa lalu merupakan sesuatu yang sangat jauh sehingga sangat sulit kita untuk gapai lagi.

Berikutnya Imam Ghazali bertanya lagi, “Apa yang paling BESAR?”. Para murid ada yang menjawab gajah, atau binatang-binatang besar lainnya. Imam Ghazali membenarkan kembali jawab para muridnya sambil mengucapkan, “yang paling besar adalah NAFSU“. Ada yang menuhankan nafsunya hingga tidak malu lagi untuk berbuat yang dikatakannya benar padahal jika diteliti lagi malah salah dan hampir dikatakan benar-benar melenceng dari kebenaran. Rasulullah SAW pernah bersabda yang intinya bahwa jihad sekarang adalah melawan hawa nafsu. Begitu besarnya hingga melawan nafsu dikatakan sebagai jihad. Dengan nafsu ini pun kita bisa melupakan Tuhan kita.

Selanjutnya Imam Ghazali memberikan pertanyaan kembali kepada murid-muridnya. “Apa yang paling BERAT?”. Ada yang menjawab Gunung, Bukit, dan lain sebagainya, “yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH“. Amanah atau tanggung jawab harus kita tunaikan sesuai dengan porsi dan kadarnya, sehingga tidak ada yang merasa terdzhalimi karena salah memperlakukan amanah. Bila tidak berhati-hati terhadap amanah yang telah diberikan, kemungkinan besar kita tidak lagi menjadi muslim yang bisa dipercaya. Apalagi amanah ini akan dipertanggungjawabkan kepada Allah nanti di Yaumul Mizan. Sehingga memegang amanah sangat berat dibanding dengan memikul gunung bila kita tidak benar-benar menunaikannya dengan pas.

“Apa yang paling RINGAN?”, tanya Imam Ghazali lagi kepada murid-muridnya. Murid-muridnya ada yang menjawab kapas, dan lain-lain. Imam Ghazali lagi-lagi membenarkan ucapan para muridnya. “yang paling ringan adalahMENINGGALKAN SHALAT“. Iya, bila kita lihat keadaan sekarang. Umat muslim di Indonesia khususnya. Kita bisa melihat fenomena Islam KTP, Islam yang tercantum di KTP saja tapi pengamalan ibadahnya tidak ada sama sekali, seperti shalat atau mengaji. Bahkan ada yang dengan mudahnya menggampangkan shalat. dan sampai-sampai banyak pula yang meninggalkan shalat. Fenomena inilah yang memang pantas kita sebut sesuatu yang ringan.

Pertanyaan terakhir yang dilontarkan Imam Ghazali untuk murid-muridnya adalah “Apa yang paling TAJAM?”. Para murid menjawab Pisau, Pedang, dan alat potong lainnya. Imam Ghazali membenarkan hal tersebut. Imam Ghazali berkata “yang paling tajam adalah LISAN“. Lisan bisa menusuk hati saudara-saudara kita, tanpa kita niati dan sadari. Lisan ini lebih tajam dari pedang, hasil tusukannya tidak dengan mudah kita obati. Bila pedang menusuk orang bisa disembuhkan dengan obat-obatan. Tapi bila hati sudah tertusuk oleh lisan, maka sangat susah dan sulit untuk diobati. Bisa diobati pun terkadang cukup lama dan masih teringat ucapan-ucapan yang menyakitkan. Untuk itu kita patut menjaga lisan ini yang lebih tajam dari pisau atau pedang.

Mari lebih bermuhasabah..

..::Dekat, Jauh, Besar, Berat, Ringan, Tajam ::..

by RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF on Friday, December 10, 2010 at 6:52pm